Alan Permane Dipastikan Memimpin Racing Bulls Sampai 2031
Red Bull resmi memperpanjang kontrak Alan Permane sebagai team principal Racing Bulls hingga akhir 2031. Pria berusia 59 tahun ini naik jabatan dari racing director menjadi bos tim pada Juli 2025, menggantikan Laurent Mekies yang dipromosikan ke posisi serupa di tim utama Red Bull usai pemecatan Christian Horner.
Di bawah kepemimpinan Permane, Racing Bulls meraih podium pertama dalam empat tahun terakhir pada GP Belanda musim lalu lewat Isack Hadjar. Kini, Racing Bulls berada di posisi kelima klasemen konstruktor setelah 19 balapan, menjadi tim terbaik di luar ‘big four’ yang mendominasi.
Puji-pujian dari Orang Dalam Red Bull
Oliver Mintzlaff, CEO program F1 Red Bull, mengaku sangat puas dengan kinerja Permane. Menurutnya, perkembangan tim jelas mencerminkan pengalaman, komitmen, dan sikap kompetitif Alan. “Dia menghadirkan kejelasan, ketenangan, dan pemahaman mendalam tentang apa yang dibutuhkan di Formula 1, sembari menciptakan lingkungan kerja yang membuat semua orang bisa tampil maksimal,” ujar Mintzlaff.
Mintzlaff menambahkan bahwa hasil yang dicapai Racing Bulls dalam beberapa musim terakhir menunjukkan kekuatan dan kerja keras seluruh organisasi. “Alan berperan penting dalam kemajuan itu, dan kami senang dia akan terus memimpin tim saat kami membangun momentum ini ke depan,” tuturnya.
Perjalanan Panjang dan Komitmen Permane
Sebelum bergabung dengan Red Bull, Alan Permane menjalani 34 tahun karier di tim yang berbasis di Enstone, Oxfordshire, termasuk saat tim itu bernama Benetton, Renault, dan Lotus. Selama di sana, ia turut meraih dua gelar juara dunia bersama Michael Schumacher dan Fernando Alonso.
Permane sendiri mengaku bangga bisa melanjutkan perjalanan bersama Red Bull. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Yang membuat tim ini istimewa adalah semangat bersama seluruh orang, baik di lintasan, Faenza, maupun Milton Keynes. Jadi, menjadi kehormatan memimpin kelompok berbakat dan berdedikasi ini setiap hari,” ungkapnya.
“Bersaing untuk posisi kelima di klasemen adalah sesuatu yang patut kita banggakan, tapi itu hasil dari kerja keras bertahun-tahun dari banyak orang, dan kami belum selesai. Kami punya orang-orang tepat, budaya yang pas, dan tujuan yang jelas, dan saya sangat antusias untuk terus mendorong bersama-sama,” tambahnya.
Langkah Alan Permane Jadi Kunci Stabilitas Racing Bulls
Keputusan Red Bull untuk memperpanjang kontrak Alan Permane bikin Racing Bulls kelihatan bakal tetap jalan stabil zaman depan. Dengan posisi kelima klasemen sejauh ini, serunya kompetisi tim di luar ‘big four’ makin terasa. Kelanjutan peran Permane penting buat ngebangun konsistensi sebelum bisa menantang tim besar lainnya.






