Valtteri Bottas tetap yakin bakal lanjut balapan di Formula 1 musim 2027 meski ada kabar soal Cadillac berencana mengganti dirinya dengan Colton Herta. Rider asal Finlandia itu memilih santai menghadapai isu tersebut dan mengatakan, “Saya nggak punya banyak yang bisa saya bilang soal itu. Memang ada rumor, tapi kita akan tahu akhirnya.”
Kontrak Multi-Tahun, Tapi Belum 100% Aman
Bottas saat ini berada dalam kontrak “multi-year” dengan Cadillac, namun kontrak tersebut sifatnya satu tahun awal plus opsi perpanjangan. Tahun depan jadi yang ke-14 bagi Bottas di F1 sejak debut pada 2013 bersama Williams. Ia pun merasa cukup percaya diri soal keberlanjutan kariernya setelah melihat kontrak rekan setim Sergio Perez yang sudah diperpanjang.
“Kalau lihat di kertas, logis buat saya. Checo sudah membuat perpanjangan kontrak, saya belum, tapi saya yakin keputusan final dalam perusahaan besar seperti ini akan segera keluar, terutama setelah rapat dewan di Amerika,” jelas Bottas.
Performa di Lintasan dan Tantangan Cadillac
Bottas mengakui performanya saat ini “tidak di level tertinggi”, tapi ia paham situasi tim tengah sulit. Cadillac yang baru debut musim ini justru belum raih poin sama sekali setelah 18 seri, paling buncit di klasemen konstruktor. Mereka menggaet Bottas dan Perez, yang punya pengalaman juara, untuk membangun tim dari awal.
“Ini yang saya tanda tangani, proses pengembangan dan membangun masa depan. Kadang-kadang cuma bertahan dari awal balapan sampai garis finis. Saya cuma tunggu saatnya dapat mobil yang bisa diajak kerja maksimal, bukan cuma buat bertahan lagi,” ujar Bottas.
Ia menambahkan, selama ini menjalankan instruksi tim dengan fokus maksimal, dan pada saat harus tampil menyerang seperti akhir pekan lalu, ia mengaku semua tenaga sudah dikeluarkan.
Isu Colton Herta dan Kompetisi Internal
Kabar tentang peluang Colton Herta, pembalap cadangan Cadillac asal Amerika Serikat, masuk ke grid musim depan semakin kencang. Herta masih harus memenuhi syarat super licence F1, tapi semakin dekat mendapatkannya. Sementara itu, Bottas tertinggal di posisi kualifikasi dari Perez dengan skor head-to-head 9-15, yang makin memperkuat spekulasi pergantian pembalap.
Bottas belum berkomentar lebih jauh soal spekulasi ini, tapi dirinya percaya keputusan awal sudah jelas, tinggal menunggu validasi dari pimpinan di Amerika.
Kesanku tentang Situasi Bottas
Bottas kelihatan santai tapi realistis, paham harus sabar bangun tim yang masih baru seperti Cadillac. Kontrak satu tahun plus opsi bikin statusnya belum 100% aman, apalagi ada pesaing dari Herta yang siap naik kelas. Jadi, musim 2027 bakal menarik buat lihat bagaimana Bottas mempertahankan tempatnya di F1 dan gimana Cadillac mulai menunjukkan hasil nyata.






