Sanksi Start Berat untuk Verstappen, Hamilton, dan Leclerc di GP Sao Paulo
Persaingan di GP Sao Paulo makin seru karena tiga pembalap top, Max Verstappen, Lewis Hamilton, dan Charles Leclerc, harus menerima hukuman grid penalty yang bikin posisi start mereka melorot jauh. Lewis Hamilton awalnya cuma dapat penalti turun 10 posisi karena sudah pakai lebih dari jatah power unit yang diizinkan musim ini, tapi masalah mesin yang terjadi di latihan bebas terakhir bikin Ferrari pasang mesin baru total di mobilnya, sehingga penaltinya jadi lebih berat.
Sementara itu, Verstappen juga mendapat mesin baru setelah Red Bull menemukan masalah pada power unit-nya saat latihan Jumat. Kabarnya, masalah teknis tersebut memaksa timnya mengganti keseluruhan unit mesin agar performa bisa optimal di balapan.
Leclerc dan Russell Ikut Terjerat Penalti Grid
Charles Leclerc dan George Russell juga tak lepas dari hukuman grid karena memasang mesin pembakaran internal baru. Leclerc kena penalti yang lebih besar dari Russell karena ini adalah pertama kalinya Ferrari melewati batas empat mesin per musim untuk mobilnya, sedangkan Russell memang sudah melewati batas tersebut sebelumnya.
Menariknya, keempat pembalap ini — Verstappen, Hamilton, Leclerc, dan Russell — hanya terpaut 16 poin di klasemen pembalap untuk perebutan posisi kedua di belakang Kimi Antonelli.
Max Verstappen sendiri pernah membuktikan kalau penalti besar seperti ini nggak selalu jadi hambatan besar, ketika dia sukses menang di GP Sao Paulo dari posisi start ke-17 pada balapan yang basah beberapa tahun lalu.
Jalan Sulit di Depan, Tapi Bikin Balapan Makin Menarik
Grid penalty besar yang dijatuhkan ke Verstappen, Hamilton, dan Leclerc bakal bikin sesi kualifikasi dan balapnya makin seru. Lewat pengalaman Verstappen menang dari posisi belakang di trek ini sebelumnya, kita jadi penasaran siapa lagi yang bisa melaju kencang dan merangsek ke depan di antara tekanan start yang kurang menguntungkan ini.






